12 Tips Agar Percaya Diri dan Berani Mengungkapkan Pendapat


Orang yang kurang percaya diri memiliki gejala (tanda-tanda) seperti:
  1. Terlalu mudah frustasi (putus asa)
  2. Tidak memiliki tujuan yang diperjuangkan dengan sungguh-sungguh
  3. Kurang motivasi (semangat)
  4. Melakukan sesuatu dengan setengah-setengah
  5. Canggung untuk menghadapi orang
  6. Memiliki harapan yang tidak realistis (berlebihan)
  7. Sensitif secara berlebihan (mudah tersinggung)
  8. Terlalu perfeksionis

Adapun orang yang percaya diri, maka jiwa mereka memiliki perasaan dan pikiran yang positif, memiliki keyakinan yang kuat, serta wawasannya luas.

Percaya Diri
Sumber gambar: Pixabay.com

Orang yang memiliki tingkat kepercayaan diri bagus bukanlah orang yang cuma MERASA bisa. Kepercayaan diri muncul karena dirinya yakin bisa melakukan sesuatu karena berdasarkan perhitungannya dan pengalamannya yang matang.

Maka dari itu, kepercayaan diri itu pada dasarnya munculnya dari proses yang panjang, tetapi dalam suatu kondisi Anda juga bisa memunculkan rasa percaya diri dalam sekejap.

Terdapat banyak cara yang dapat dilakukan guna meningkatkan kepercayaan diri, baik itu dalam jangka panjang maupun memunculkan kepercayaan diri dalam waktu yang singkat. Semuanya akan diapaparkan di bawah ini.

Cara Membangun Percaya Diri

1. Usahakan Bergaul dengan Orang-orang yang Percaya Diri dan Rendah Hati
Dapat dikatakan bahwa rasa percaya diri ini bisa menular. Sehingga ketika Anda berada di tengah-tengah orang-orang yang memiliki sifat percaya diri yang kuat, maka Anda pun menjadi lebih mudah untuk percaya diri.

Carilah teman-teman yang memiliki semangat berusaha yang kuat, bisa berpikir positif terhadap sesuatu, optimis, dan juga rendah hati. Memiliki teman yang rendah hati (tidak sombong) adalah hal yang penting, karena siapa juga yang mau berteman dengan orang yang sombong?

Dan lebih bagus lagi bahwa selain rendah hati, teman-teman Anda adalah orang yang percaya diri dan memiliki motivasi kuat untuk berusaha, maka utamakan untuk berteman dengan orang-orang seperti ini.

Dengan begitu juga maka sebaliknya, hindari teman-teman yang memiliki sifat sombong dan lebih buruk lagi ternyata dia tidak percaya diri, ini adalah keburukan ‘kuadrat’. Berteman dengan orang seperti itu akan menimbulkan sifat jelek dan kegagalan hidup pada diri Anda.

So, berhati-hatilah dalam memilih teman, Anda harus cerdas dalam memilih teman yang nantinya bisa memberikan dampak positif bagi diri Anda.

2. Jadilah Orang yang Mudah Tersenyum
Jika Kita pelit terhadap harta sendiri untuk dibagikan kepada orang lain, maka janganlah Kita juga pelit terhadap senyuman. Senyuman adalah hal yang mudah dilakukan, tetapi memberikan manfaat besar bagi orang lain maupun diri sendiri.

Dengan tersenyum juga, maka dalam waktu singkat bisa memunculkan rasa percaya diri dan menghilangkan kecanggungan atau rasa gugup. Dengan tersenyum maka akan membuat diri Anda nantinya merasa lebih baik.

Disamping itu, tersenyum memiliki keterkaitan erat dengan pikiran dan perasaan positif. Tersenyum juga akan meningkatkan hormon endorphin di dalam tubuh.

Fungsi hormon endorphin di dalam tubuh ini dapat membuat jiwa Anda akan merasa lebih baik, dan melancarkan sirkulasi darah di wajah. Hal ini berguna agar memunculkan rasa nyaman dengan diri sendiri, serta dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Namun, terseyum juga harus dilakukan pada kondisi yang tepat tentunya, sehingga tidak selalu dilakukan. Untuk hal ini, dengan seiring waktu maka mudah untuk dipahami dan dikuasai.


3. Jangan Melabeli Diri dengan Label Yang Buruk
Bagi orang-orang yang pemalu maka percaya diri adalah harta yang sangat berharga. Dengan percaya diri maka hidup akan lebih nyaman, hal itu karena tidak ada rasa minder. Malu disini yaitu malu yang bersifat negatif, atau rasa malu yang seharusnya Anda tidak perlu malu.

Adapun sifat malu sebenarnya baik (rasa malu yang positif), seperti malu untuk korupsi, malu untuk berbuat kejahatan, malu untuk menyakiti orang lain, malu untuk mengambil yang bukan haknya. Maka rasa malu seperti ini positif dan perlu dipertahakan.

Yang menjadi masalah adalah munculnya rasa malu yang negatif. Sehingga tampaknya sangat penting untuk merubah sudut pandang terhadap diri sendiri menjadi lebih baik. Sehingga jangan melabeli diri sendiri dengan label yang tidak baik, seperti:
  • Aku tidak berbakat
  • Aku tidak pintar
  • Aku tidak menarik
  • Aku tidak tampan / cantik
  • Aku tidak sehebat orang lain
  • Aku tidak bisa apa-apa
  • Dan lainnya...

Hilangkan pikiran negatif seperti itu, karena tidak ada gunanya dan hanya merugikan diri sendiri saja. Tidak perlu Anda mengeksploitasi kekurangan-kekurangan yang ada di dalam diri, justru yang perlu Anda lakukan adalah menggali potensi-potensi yang ada di dalam diri Anda.

Semua orang memiliki potensi dalam kemampuan tertentu, dan Anda pun memilki potensi, maka galilah potensi tersebut dan kembangkan.

Untuk mengetahui potensi diri, maka lihatlah pada kecendrungan hati Anda, atau apa kesukaan / hobi Anda, atau kemampuan apa yang paling menonjol dalam diri Anda. Maka Anda setelah itu tinggal berusaha mengembangkannya dengan sungguh-sungguh.

Anda harus mulai dari sekarang memanfaatkan kemampuan yang Anda miliki, setiap orang pasti memiliki kelebihan. Selain itu, dari sekarang mulailah untuk tidak melabeli diri sendiri dengan hal yang buruk, justru Anda harus memberikan motivasi ke dalam diri Anda sendiri.

Anda harus yakin dengan kuat, bahwa dengan mulai berusaha merubah diri, maka keadaan akan menjadi lebih baik pada keesokan hari.

4. Jadilah Diri Sendiri (Mulailah untuk Memiliki Jiwa yang Mandiri)
Memang Kita sebenarnya di dalam hidup ini akan memerlukan bantuan orang lain, karena tidak mungkin seseorang dapat hidup tanpa bantuan dari yang lain. Contohnya ketika sakit maka pasti akan memerlukan bantuan untuk perawatan.

Selain itu, disarankan agar Kita juga bercermin pada orang lain, sehingga kita dapat mengetahui kekurangan yang ada pada diri sendiri, untuk kemudian kekurangan tersebut diperbaiki. Kita juga sangat perlu untuk meneladani orang yang hebat dan patut untuk diteladani.

Walaupun begitu, hal ini bukan berarti menjadikan diri sendiri tidak punya pripsip, justru seseorang harus memiliki prinsip kuat dalam hidup.

Namun, tentunya terbentuknya prinsip yang kuat karena belajar dari orang lain dan lingkungan sekitar. Tidak mungkin prinsip kuat bisa muncul tanpa adanya contoh atau teladan.

Kita perlu teladan, tetapi tidak mungkin kita dapat 100% sama persis seperti orang-orang yang diteladani. Perlu diketahui, bahwa setiap orang dilahirkan ke dunia ini masing-masing unik dan spesial, yang memiliki karakteristik bermacam-macam.

Sehigga munculnya Anda ke dunia ini adalah sesuatu yang unik, dan masing-masing orang harus percaya diri dengan keunikan yang dimiliki, baik itu keunikan dalam bentuk fisik, gaya bicara, kemampuan bidang dan lainnya.

Tentunya untuk memiliki kepercayaan diri yang kuat maka Anda harus juga memiliki sifat kemandirian yang kuat. Semua orang yang muncul ke dunia memiliki kemampuan untuk mengubah nasibnya masing-masing, tinggal bagaimana dirinya berusaha.

Sehingga, orang-orang yang telah terlatih mandiri maka dirinya akan mampu dengan baik untuk mengatasi berbagai persoalan kehidupan, serta dirinya akan lebih bersemangat dalam menjalani kehidupan ini.

Adapun memiliki jiwa yang selalu bergantung dan bersandar pada orang lain, maka akan memunculkan sifat tidak percaya diri.

Untuk itu, berusahalah keras untuk mandiri dalam berativitas dan menyelesaikan permasalahan dalam hidup. Hal ini akan memacu Anda untuk terus belajar menjadi lebih baik, sehingga Anda nantinya akan menjadi orang yang memiliki wawasan lebih luas dan memiliki banyak skill (kemampuan). Hal inilah yang akhirnya akan memunculkan sifat percaya diri dalam diri Anda.


5. Renungkan Hal-hal Apa Saja Yang Bisa Membuat Anda Merasa “Wow”
Tanamkan energi positif di dalam jiwa tanpa henti, hal ini akan membuat diri Anda akan merasa menjadi lebih berharga dan berarti. Penting bagi seseorang untuk menghargai dirinya sendiri, sehingga rasa yakin dan percaya diri bisa muncul dengan perlahan.

Seseorang juga harus mengenal lebih dalam mengenai dirinya sendiri, sehingga nantinya dapat menggali berbagai potensi yang dimilikinya. Tanyakan hal ini pada diri Kita sendiri. Siapakah diri kita? apa yang kita miliki?

Maka dengan pertanyaan seperti itu, akan membuat seseorang akan terpacu untuk introspeksi diri, serta secara otomatis orang tersebut akan mengenal dirinya lebih dalam lagi. Untuk mencari potensi maka umumnya adalah hal-hal disenangi dan mampu dilakukan secara rutin.

Kadang-kadang memang orang lain yang sudah berpengalaman dan berwawasan luas bisa lebih tahu tentang hal yang bermanfaat untuk diri kita, sehingga kita bisa bertanya kepadanya (atau meminta masukan) tentang apa potensi yang kita miliki sebenarnya.

Selain itu, Anda juga bisa mensetting sendiri apa yang menjadi kelebihan Anda, karena kelebihan bukanlah sesuatu yang muncul otomatis, tetapi itu adalah usaha yang dibentuk yang prosesnya panjang.

Sebagai tips, hal apa saja yang banyak dusukai orang, salah satunya adalah sifat bijaksana, maka mulai sekarang Anda harus menetapkan bahwa diri Anda harus menjadi orang yang bijaksana.

Selain itu, orang-orang juga menyukai bergaul dengan orang penyabar atau tidak mudah marah. Maka, Anda juga bisa menetapkan diri Anda harus menjadi orang yang tidak mudah marah. Dan demikian seterusnya dalam masalah sifat dan prilaku.

Adapun dalam hal skill, kemampuan dalam suatu bidang ataupun profesi, maka ada sangat banyak jenisnya. Minimal Anda harus mengusai satu bidang dalam ilmu formal, sehingga hal ini akan menambah kepercayaan diri Anda untuk berhadapan dengan orang-orang.

Lebih bagus lagi jika Anda rajin untuk menambah informasi pengetahuan dari bacaan yang Anda baca, sehingga akan membuat Anda memiliki wawasan yang luas. Hal ini akan semakin membuat Anda bisa lebih PD.

Sebagai tips lainnya, lakukan-lah apa yang Anda sukai (potensi diri Anda) dengan sungguh-sungguh.

6. Pandang Semua Orang Secara Adil
Manusia itu sebenarnya diciptakan dengan sama derajatnya, walaupun manusia lahir dari kalangan yang berbeda. Tetapi pada dasarnya manusia memiliki haknya masing-masing. Sehingga jika ada orang yang salah maka katakan salah, jika benar maka katakan benar.

Anda harus memandang semua manusia dengan kaca mata yang sama, tidak membeda-bedakan, sehingga hal ini akan membuat Anda bisa bertindak adil. Percayalah dengan bersifat adil maka hidup Anda nantinya lebih mudah untuk dijalani. Ini adalah sesuatu keajaiban yang sangat luat biasa.

loading...

7.  Buanglah Prasangka Buruk Dalam Hati
Buang pikiran yang buruk (baik tentang diri sendiri maupun orang lain), jangan dibiarkan berlarut-larut karena nantinya pikiran buruk tersebut bisa terus berkembang dan bercabang.

Semakin banyak pikiran buruk yang masuk ke dalam kepala Anda. Hal ini akhirnya akan menggerus rasa percaya diri Anda.

Oleh karena itu, buang pikiran yang jelek-jelek segera, tidak ada gunanya dipelihara. Sehingga nantinya pikiran dan perasaan Anda akan senantiasa dalam kondisi yang positif.

Prasangka buruk para orang lain dapat membahayakan diri sendiri, dimana hati tidak tenang karena adanya ‘penyakit’ rasa dengki terhadap orang lain. Penyakit hati ini ternyata dapat merusak kesehatan tubuh, selain juga dapat menganggu kesehatan jiwa.

Orang yang hidupnya penuh dengan kedengkian dan prasangka buruk, maka hatinya akan penuh dengan kesengsaraan. Jika kondisi hatinya sudah mengalami masalah maka akan sangat sulit untuk menata sifat percaya diri di dalam jiwa.

Untuk menghindari prasangka buruk pada orang lain. Sebagai tipsnya maka minimalisir berinteraksi dengan orang-orang memiliki pikiran jelek, seperti orang-orang yang suka gosip, dan orang yang suka mencari-cari kesalahan tetapi tidak memberikan solusi.

Agar prasangka buruk tidak berlanjut, maka Anda tinggal klarifikasi kepada yang bersangkutan, hal ini sangat simple.

Jika Anda khawatir mungkin ada orang lain suka menghina Anda di belakang, maka solusinya adalah dicuekin saja, ada kalanya Anda harus peduli jika memang hal itu dibutuhkan.

Sehingga Anda tinggal mengingat-ingat, apakah Anda sebelumnya pernah melakukan hal buruk padanya, jika iya maka tinggal minta maaf, maka hubungan akan baik kembali.

Adapun jika mereka menghina Anda di belakang tanpa ada alasan yang jelas maka dicuekin saja, karena hanya buang-buang energi mengurusi hal itu. Anda tidak perlu khawatirkan akan hinaan orang lain. Yang penting Anda fokus untuk semakin memperbaiki diri sendiri.

Anda perlu merenungi apa pentingnya berprasangka buruk?
Apa gunanya berprasangka buruk?
Kalau tidak diurusin, apakah cita-cita atau tujuan Anda menjadi terganggu?
Apakah ada solusinya?
Kalau tidak ada, buat apa berpikir negatif seperti itu (prasangka buruk)?

Justru prasangka buruk yang dilakukan akan menghambat perkembangan karakter Anda. Untuk menjadi orang yang percaya diri maka sebelumnya Anda harus menjadi orang yang berkarakter.

Agar Anda bisa semakin terhindar dari prasangka buruk, cobalah bayangkan jika orang yang Anda benci tersebut meninggal, masihkah Anda mau berprasangka buruk padanya?

8. Cintailah Diri Anda Sendiri
Dalam hidup ini, tidak perlu merasa harga diri rendah, kalau ada perasaan itu maka segera hilangkan karena hal itu akan menganggu kestabilan emosi Anda, serta menyebabkan hilangnya rasa percaya diri.

Jangan jadi orang yang rendah diri, karena orang yang rendah diri akan merasa selalu tidak puas dengan kondisi dirinya sendiri, sehingga tidak menerima dirinya sendiri. Hal ini akan menyiksa jiwa.

Yang perlu Anda terapkan pada ‘hati’ adalah rasa besyukur dari apa yang telah Anda miliki. Sehingga Anda tidak selalu melihat kondisi orang yang diatas Anda, sehingga membuat rasa percaya diri Anda hilang.

Anda perlu melihat orang yang kondisinya ada di bawah Anda (seperti orang miskin, orang yang cacat, dsb) maka Anda akan menjadi orang yang bersyukur. Manfaat bersyukur ini ternyata bisa menumbuhkan rasa percaya diri, serta hati Anda akan menjadi lebih lega dan nyaman.

Dengan senantiasa bersyukur setiap waktu, maka Anda akan menjadi orang yang mencintai diri sendiri. Selain itu perlu diketahui, bahwa tidaklah ada orang yang sempurna di dunia ini, sehingga ketika kita memiliki kekurangan maka janganlah berkecil hati.

Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa pada masing-masing orang memiliki kemampuannya masing-masing. Maka Anda tinggal mengasah kemampuan yang Anda miliki, yang penting terus berusaha.

9. Berjalan dengan Posisi Tegap
Tanpa disadari, postur dan gerak tubuh seringkali bicara banyak tentang diri kita. Dimana dapat dikatakan bahwa postur mencerminkan tingkat kepercayaan diri seseorang. Kita bisa belajar untuk menunjukkan kepercayaan diri lewat bahasa tubuh ini.

Yang pertama (seperti diaparkan sebelumnya) yaitu senyum akan memicu rasa percaya diri, selain itu terseyum akan membuat rasa cemas menghilang.

Lalu, ketika berjalan maka biarkan pandangan mata dalam posisi ke depan, dan posisi dada tegap maka hal ini bisa menghilangkan rasa tidak percaya diri.

Dalam melangkah maka buat langkah yang lebar, tetapi jarak langkah tetap wajar (tidak berlebihan) serta melangkahlah dengan kondisi yang tenang dan rileks.

Dalam berjalan, jangan memasukkan tangan ke dalam saku celana. Biasanya orang yang memasukkan tangan ke dalam saku adalah orang yang dalam kondisi tidak nyaman dan tidak percaya diri.

Saat nervous, banyak orang yang suka menyembunyikan tangannya, salah satunya disaku celana. Sebenarnya membiarkan tangan di tempat terbuka maka hal ini akan menunjukkan rasa percaya diri Anda.

Hindari juga dalam berdiri dan berjalan melakukan gerakan-gerakan yang tidak beraturan, karena orang akan melihat hal tersebut sebagai gejala nervous, sehingga ini tidak baik. Orang yang diam dan tenang akan terlihat sebagai orang yang percaya diri.

10. Biasakan Untuk Berbicara Terus Terang
Rasa takut dalam mengeluarkan pendapat yang Anda miliki, akibat rasa khawatir berlebihan di dalam hati. Takut berbicara atau mengemukakan pendapat hanya akan mengubur keberanian yang ada di dalam diri Anda.

Anda perlu untuk terbiasa berbicara jika memang dipelukan, hal ini akan menambah kepercayaan diri Anda. Agar Anda bisa PD dalam berbicara maka tipsnya adalah perkaya wawasan atau pengetahuan.

Hal lainnya, bahwa untuk bisa berbicara di tengah forum, perkumpulan dan sebagainya, maka tidak perlu menunggu Anda menjadi sosok yang sempurna. Anda hanya perlu mengeluarkan pendapat-pendapat yang ada di dalam pikiran Anda.

11. Saat Berkomunikasi, Tatap Mata Lawan Bicara
Seperti halnya tersenyum, kontak mata menunjukkan bahwa anda seorang yang percaya diri. Seperti saat wawancara untuk masuk kerja, maka buatlah kontak mata dengan orang yang mewawancarai Anda. Atau dalam prentasi, maka tataplah orang-orang yang hadir.

Seorang ahli psikologi mengungkapkan bahwa kontak mata membantu untuk menghilangkan rasa takut dalam diri saat berbicara di depan umum (public speaking), manfaatnya juga akan semakin mendekatkan Anda dengan lawan bicara.

12. Tidak Perlu Mengikuti Standar Yang Ditetapkan Orang Lain
Hal itu karena orang lain mempunyai cara pandang yang berbeda dengan anda, sehingga jangan jadikan orang lain patokan baku dalam menilai diri Anda. Tidak perlu khawatir jika ada komentar negatif orang terhadap diri Anda. Yang perlu Anda lakukan adalah fokus memperbaiki diri sendiri.

Selain itu, Anda tidak akan pernah bisa untuk memuaskan kemauan semua orang. Jadikan orang lain cermin untuk memperbaiki diri Anda, tetapi Anda tidak perlu mengikuti semua kata orang. Disinilah pentingnya Anda memiliki prinsip hidup yang kuat, agar mudah tidak terombang-ambing kata orang.

Sebagai tips agar Anda tidak terombang-ambing oleh omongan orang lain, maka jadilah Anda orang yang apa adanya, tidak perlu menjadi orang yang perfeksionis.




Tulisan Terkait: