10 Cara Berpikir Positif (Untuk Kebahagiaan & Ketenangan Jiwa)


Berpikir positif sangat penting, bahkan bisa merubah dirimu menjadi lebih baik. Adapun berpikir negatif membuat Kita terus dalam keadaan sengsara, tentunya kita tidak mau kan?

Memang, untuk selalu berpikir positif tidaklah mudah dilakukan, dalam keadaan sangat tertekan seringkali membuat seseorang tidak tahan, sehingga melakukan suatu kesalahan, hal ini masih normal sebenarnya.

Hanya saja, sebagian besar waktu kehidupan Kita harus diisi dengan isi pikiran yang positif. Jangan sampai di dalam otak dan hati diisi dengan pikiran negatif, yang akan membuat diri sendiri menjadi tersiksa.

Cara Berpikir Positif (Untuk Kebahagiaan & Ketenangan Jiwa)
Sumber gambar: Pexels.com

Kita semua perlu melatih diri agar bisa selalu berpikir positif dan menemukan jalan keluar dari segala permasalahan dalam hidup. Hal yang tidak berguna jika seseorang hanya larut dalam emosi dan perasaan semata.

Jika kita ingin mendapatkan segala hal dalam hidup ini dengan mudah, memecahkan berbagai permasalahan dengan mudah, tanpa peras keringat dan tanpa banting tulang, maka ini hanya hayalan belaka.

Kenyataannya, jika seseorang ingin menggapai kesuksesan maka harus bekerja keras, hal ini menjadi kunci utamanya. Keberhasilan tidak akan bisa diperoleh hanya dengan bermalas-malasan.

Orang yang menganggap bahwa kesuksesan bisa diperoleh dengan santai-santai, maka tahukah Anda apa jadinya?

Kemungkinan besar nantinya akan memunculkan pikiran negatif pada diri orang tersebut, rasa putus asa dan jiwa yang pesimis. Hal itu karena hayalan tidak sesuai realita kehidupan.

Karena kesalahannya sendiri yang menganggap “sukses itu bisa digapai dengan malas-malasan”, padahal kenyataannya kesuksesan hanya bisa digapai dengan kerja keras.

Berpikir skeptis, yaitu mau berpikir secara mendalam, mendetail, dan mengalalisa. Memang cara berpikir seperti ini adalah hal yang sangat melelahkan. Namun, ini menjadi cara terbaik untuk memecahkan segala permasalahan.

Dalam hidup ini, Anda perlu berpikir dalam membedakan antara kebenaran dan sebaliknya, membedakan antara hayalan dan kenyataan. Hal ini bisa membuat Anda lebih optimis dalam menerima segala realita dan keadaan yang ada.

1. Jaga Pikiran Anda
Berpikir berlebihan adalah hal yang kurang baik, pikiran Anda juga perlu diistirahatkan. Jadi otak tidak bisa digunakan secara terus menerus untuk berpikir keras.

Kemudian, berpikirlah secara efektif dan produktif. Buang segala sesuatu tidak produktif di pikiran, seperti ada perasaan tidak percaya diri, ragu-ragu, stress, dan hal-hal negatif lainnya. Maka buang itu semua karena tidak ada gunanya.

Bukan saja tidak berguna pikiran seperti itu, bahkan membuat Anda akan semakin sulit untuk bisa berpikir positif.

Maka, mulai sekarang terapkan cara berpikir yang realistis dalam mencari jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi.

Hal awal yang perlu Anda lakukan, mungkin menstabilkan kondisi jiwa terlebih dahulu. Anda perlu menghilangkan berbagai pikiran yang negatif, termasuk stress jika dialami.

Kondisi seseorang yang dalam keadaan stres dan emosi akan membuat dirinya sulit untuk berpikir positif dan jernih.

Anda harus yakin, bahwa setiap orang itu memiliki potensi, jadi hilangkan perasaan stress, putus asa, pesimis dan semacamnya.

Hanya saja ketika kita ingin menentuan suatu goal (tujuan) maka harus sesuai dengan kemampuan.

Disinilah juga kita dalam menentujuan tujuan maupun cita-cita harus dengan realistis, yaitu sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Jangan dahulu menentukan target yang terlalu besar, yang Anda sendiri dari awalnya sudah menganggap hal itu sulit untuk digapai. Dalam kondisi demikian maka turunkan target Anda.

Untuk bisa berpikir positif, maka Anda harus menjadi orang yang disiplin, maksudnya Anda selalu memanfaatkan waktu yang Anda miliki.

Jangan menggunakan waktu Anda untuk sesuatu hal yang tidak berguna, misalnya bermain game.

Bermain game sebenarnya boleh-boleh saja, hanya saja batasi waktunya, yaitu dibawah 10% dari waktu Anda. Kalau bisa dibawah 5%

Hal yang lebih buruk lagi, jika seseorang menggunakan waktunya yang berharga hanya untuk benggong saja. SUNGGUH TERLALU...

Hendaknya kita dalam setiap waktu harus memanfaatkannya untuk menelurkan karya-karya (dengan kata lain kita harus menjadi sosok yang produkif).

Anda tentunya punya power untuk menentukan isi pikiran Anda sendiri, oleh karena itu jangan isi pikiran Anda dengan hal-hal yang bodoh.

Tahukah Anda? Dengan Anda berusaha untuk memanfaaatkan waktu yang Anda miliki (tidak pernah berleha-leha dan bermalas-malasan) maka Anda dapat sangat mudah untuk bisa berpikir positif.

Jangan pernah hadirkan pertanyaan-pertanyaan bodoh di kepala Anda, seperti:
"Kenapa si dia gak mau sama gw?"
"Mengapa wajah gw jelek?"
"Mengapa gw harus lahir di keluarga ini?"
Dan berbagai pertanyaan lainnya yang membuat seseorang menjadi tampak lebih bodoh. Memelihara pikiran-pikiran seperti itu akan membuat Anda sulit untuk berpikir positif.

Jadi, masalah kita tidak mampu berpikir positif, maka “That’s your problem”. Semua karena kesalahan diri kita sendiri. Gantilah pertanyaan bodoh tersebut menjadi berkualitas, seperti:
"Bagaiamana cara agar bisnis saya semakin berkembang?"
"Bagaimana saya bisa meningkatkan penjualan dua kali lipat, bahkan lebih?"
"Bagaimana caranya bisa menjadi seorang pengusaha yang sukses?"
"Apa yang dapat saya lakukan dengan modal yang saya miliki saat ini?"

Dengan pertanyaan-pertanyaan berkualitas di kepala, bukan pertanyaan-pertanyaan bodoh, maka Anda bisa lebih mudah untuk bisa berpikiran positif.


2. Bersyukur
Hal ini sangat penting agar Anda bisa menimbulkan pikiran positif setiap saat. Orang yang suka ‘fokus’ pada apa yang tidak dimiliki maka dirinya akan mengalami ketersiksaan, yang akhirnya tidak mampu untuk berpikir positif.

Orang lain memiliki hal-hal yang baik dan menyenangkan, maka Anda juga memiliki hal-hal yang baik dan menyenangkan.

Demikian juga, jika Anda pernah bersedih, maka orang lain pun pernah mengalami rasa sedih. Bahkan, bisa saja kesedihan orang lain ada yang jauh lebih parah dibandingkan kesedihan yang Anda alami. Hanya saja Anda tidak tahu.

Hal yang sangat penting saya kira, fokuslah pada apa yang telah Anda capai dan miliki. Anda perlu untuk menyempatkan waktu, untuk merenungkan orang-orang yang nasibnya di bawah Anda.

Sebagian orang, ada yang mengalami kesengsaraan atau cobaan hidup yang sangat berat, maka dengan melihat hal itu Anda dapat lebih mampu bersyukur.

Atau jika ingin cara lebih manjur, Anda bisa langsung pergi ke tempat-tempat orang-orang miskin atau yang kurang beruntung. Atau Anda bisa melihat orang-orang yang sedang sakit, maka Anda akan merasakan bahagianya rasa sehat yang Anda rasakan saat ini.

Dengan bersyukur akan membuat dada Anda menjadi sangat lapang, hal ini akan membuat Anda lebih mudah untuk bisa berpikir positif.

3. Pandailah dalam Memilih Teman-teman
Sifat buruk, termasuk penyakit pikiran negatif dapat menular dengan cepat. Disinilah Anda penting untuk pandai dalam memilih teman. Slogan “berteman dengan siapa saja” adalah slogan yang SESAT. Apakah kita mau untuk berteman dengan seorang penjahat bengis?

Dengan memilih teman yang baik, yaitu mereka yang juga memiliki pikiran positif, maka akan membuat Anda lebih mudah untuk bisa berpikir positif. Teman-teman yang baik akan memberikan Anda semangat, dukungan moril dan nasehat yang baik.

Sebaliknya jauhi teman-teman yang tidak baik, seperti mereka yang suka mengeluh. Dikhawatirkan Anda akan ikut terkena ‘penyakit’ mengeluhnya. Orang yang suka mengeluh akan kesulitan untuk bisa berpikir positif.

4. Jadilah Orang yang Suka Melihat Sisi Baik dari Segala Sesuatu
Dalam setiap keadaan, terutama keadaan yang buruk, maka disinlah Anda diuji untuk tidak gegabah menentukan sikap dan juga tidak mengeluh.

Bagaimanapun keadaan, usahakan untuk terbiasa mencari berbagai sisi positifnya. Jika Anda melakukan kesalahan, maka Anda tinggal memperbaikinya. Disamping itu, carilah sisi positif ataupun hikmah dari setiap kejadian yang Anda alami, walaupun itu kejadian yang buruk.

Orang yang sangat hebat, jika dia mampu untuk selalu memetik pelajaran dari berbagai peristiwa yang terjadi dalam hidupnya.

Sebuah kesalahan jika ada orang yang suka mencari sisi negatif dari suatu kejadian, yang akhirnya membuatnya sering mengeluh. Akan tetapi dia lupa untuk mencari sisi baiknya, sehingga karena hatinya tidak tergerak untuk hal itu, maka dia pun tidak mendapatkan pelajaran dari kejadian yang dialaminya.


5. Gunakan Kata-Kata Yang Positif Dalam Suara Hati Anda
Sebanarnya tidak hanya saat di dalam hati, Anda juga harus menerapkan penggunaan kata-kata yang positif saat berbincang-bincang dengan orang lain.

Memenuhi hari-hari Anda dengan segala hal yang positif, temasuk kata-kata positif yang diucapkan dalam hari maupun saat berbicara dengan orang lain, maka dapat ‘merangsang’ Anda untuk memiliki pikiran yang positif.

Dengan menggunakan kata-kata yang positif dalam hidup, Anda akan terhindari dari kata-kata yang mengandung keluhan, kelemahan dan kemasalan.

Optimisme diri di dalam diri dapat muncul jika Anda membiasakan untuk mengatakan hal yang baik atau positif.

Adapun sering mengucapkan kalimat seperti “hidup saya sial melulu”, dan semacamnya, maka secara sadar maupun tidak sadar akan merangsang Anda menjadi orang yang suka mengeluh, yang nantinya menjadi orang suka berpikir negatif dan tidak percaya diri.

Anda juga perlu menghiasi hari-hari Anda dengan senyuman, karena senyuman akan membuat Anda terangsang untuk suka berpikir lebih positif.

6. Kalau Mau, Buat Buku Harian Untuk Menulis Segala Yang Anda Alami
Sebagian orang suka untuk menulis pengalaman-pengalaman hidupnya, hal ini baik untuk membuatnya merenungi keidupannya, bahkan bisa membantu untuk mengevaluasi bentuk pola pikirnya.

Dimana dengan suka menulis buku harian, Anda dapat menjadi lebih mudah untuk mengetahui pemicu-pemicu yang merangsang pikiran positif dan pemicu yang merangsang pikiran negatif.

Anda dapat menjadi lebih mudah untuk mengidentifikasi pikiran negatif yang mungkin bersemanyam dalam diri Anda. Sehingga nantinya pikiran yang negatif bisa dirubah menjadi pikiran yang positif.

Sebagai contoh sederhana, Anda bisa membuat daftar berupa beberapa bentuk pikiran negatif dan positif yang ada di dalam benak Anda saat itu. Secara umum, Anda menulis buku harian dari kejadian-kejadian yang Anda pernah alami.

7. Latih Kepekaan Diri
Jiaw bisa lebih bahagia ketika Kita lebih peka dalam kehidupan sehari-hari. Kita bukanlah robot maka jangan jalankan hidup Anda seperti robot.

Manusia yang menjalankan hidup seperti robot adalah mereka yang setiap harinya terlalu berlebihan dalam memikirkan cara menambah pundi-pundi uang di rekeningnya.

Yang akibatnya, dirinya selama 24 jam dalam sehari hidupnya seperti itu, ini adalah salah satu contoh kehidupan seperti robot.

Manusia membutuhkan waktu-waktu untuk beristirahat, dan tidak melulu berpikir tentang uang. Ada banyak hal lainnya di dunia ini yang bisa dijalaninya, yang bermanfaat untuknya.

Mencari urang tentu kewajiban, tetapi jika itu sampai mengorbankan hidup Anda seharian hanya untuk itu, maka Anda akan sulit untuk bahagia. Dan orang yang tidak bahagia akan sulit untuk bisa berpikir positif.

Manusia hidup sebagai makhluk sosial, demikian seperti yang diuangkapkan oleh para ahli. Sehingga Anda perlu peka terhadap kondisi lingkungan. Anda perlu berinteraksi dengan lingkungan, saling memberikan manfaat antara satu sama lainnya.

Interaksi sosial perlu Anda lakukan, terutama tetangga Anda yang paling dekat dengan Anda. Hanya saja seperti halnya dalam mencari uang, dalam interaksi sosial juga jangan berlebihan.

Lakukanlah interaksi sosial pada hal yang perlu saja, yang penting bermanfaat. Jauhi juga bentuk interaksi sosial yang tidak perlu, karena ada banyak aktivitas lainnya yang perlu Anda lakukan, termasuk menyiapkan waktu untuk beribadah.

Demikian itulah bentuk kehidupan yang seimbang. Memiliki kehidupan yang teratur dan seimbang membuat Anda bisa berpikir lebih positif.

loading...

8. Jangan Terlalu Cepat Berasumsi, Jadilah Pribadi Yang Tenang
Hindari berasumsi yang terlalu jauh, terutama asumsi yang menyatakan bahwa Anda bersalah, padahal kenyataannya belum tentu. Jauhi hal-hal yang seperti itu, karena bisa membuat Anda sulit berpikir positif.

Hindari paranoid, seperti berpikir bahwa orang-orang tidak menyukai Anda, berpikir satu gerakan kecil yang Anda lakukan membuat orang lain kecewa. Ini tentunya berlebihan, sehingga hindarilah.

Ini salah salah satu contoh dari terlalu cepat dalam berasumsi, hal harus menhindari hal-hal semacam itu.

Orang-orang yang paranoid mungkin berpikir, "Di Dia tidak tersenyum padaku pagi ini. Pasti karena diriku telah melakukan kesalahan yang membuatnya marah."

Padahal mungkin saja si Dia sedang mengalami hari yang buruk, sehingga suasana hatinya yang sedang marah tidak ada keterkaitannya pada Anda.

Menjauhkan pikiran yang paranoid merupakan termasuk usaha untuk memiliki bentuk pikiran yang positif.

9. Hindari Pengaruh Eksternal Yang Menimbulkan Hal Negatif pada Diri Anda
Jika ada jenis musik, film ataupun game tertentu (seperti isinya penuh kekerasan, kelicikan dan kejahatan) yang efeknya bepengaruh negatif pada diri dan sikap Anda, maka penting untuk menghindarinya.

Ada banyak aktivitas lainnya yang bisa Anda lakukan. Anda perlu berusaha meminimalisir segala hal-hal yang merangsang timbulnya stres pada diri Anda.

Berusahalah untuk cerdas dalam memiliki kegiatan-kegiatan yang membuat Anda bisa semakin baik, lebih berkualitas, serta dapat lebih berpikir positif.

Orang yang berpikir positif maka dia akan lebih mudah terhindar dari stres, bahkan secara fisik daya tahan tubuhnya lebih kuat. Sehingga tidak mudah untuk jatuh sakit.

10. Hindari Suka Menduga-Duga Yang Tidak Jelas
Untuk bisa berpikir positif, Anda harus menghindari berbagai dugaan yang tidak masuk akal. Anda akan semakin sulit berpikir positif ketika Anda sering menduga-duga hal yang mengerikan. Sehingga membuat Anda takut akan banyak hal, yang sebenarnya tidak perlu untuk ditakuti.

Rasa takut yang berlebihan dalam jiwa akan menghambat potensi yang sebenarnya ada dalam diri Anda sendiri. Selain itu Anda juga akan sulit berpikir positif.

Disinilah Anda harus yakin, ketika Anda mengalami suatu kondisi yang berat dan membuat Anda khawatir, Anda harus tetap berusaha semaksimal mungkin.

Jangan menganggap usaha Anda akan sia-sia, jika Anda yakin sudah berusaha maka Anda akan memperoleh jalan keluar dari masaaah, ataupun menggapai kesuksesan. Hal ini karena Allah maha adil, siapa saja yang berusaha dengan sungguh-sungguh maka dirinya sendirinya-lah yang memperoleh manfaatnya.

Sehingga disinilah pentingnya manusia untuk berusaha untuk beribadah walaupun berat, karena ibadah akan memberikan ketenangan, keyakinan dan kebahagiaan.

Orang yang taat kepada Allah maka hidupnya akan selalu bahagia, ini adalah hal yang cukup unik dalam kehidupan (baca: mukjizat). Seseorag dapat bahagia, cukup dengan memiliki tekad untuk memahami agamanya dengan baik.

Oleh karena itu, cobalah mencari tahu tentang ajaran Agama Islam yang penuh dengan rahmat dan kasih sayang. Anda bisa memperolehnya ilmunya dari orang yang kompeten dalam hal ini, yaitu mereka pada Ulama. Ulama yang benar-benar ulama, karena sekarang banyak orang yang mengklaim dirinya ulama, akan tetapi ahklak dan adabnya tidak sesuai dengan Islam.

Dengan mempelajari ajaran Islam dengan benar, sangat bermanfaat untuk menumbuhkan iman di dalam dada. Orang yang beriman mampu memahami hikmah dari segala sesuatu kejadian dengan baik. Orang yang berpikiran positif adalah mereka yang selalu saja bisa mendapatkan hikmah dari apa yang pernah terjadi.

Bahkan lebih hebat lagi, mereka orang beriman tahu akan hakekat kehidupan di dunia ini. Sehingga dirinya berjalan di muka bumi tanpa adanya tekanan, tanpa stres, depresi dan semacamnya.




Tulisan Terkait: